22 September 2011

Silvia Puspitasari 
Sungguh gw teringat waktu pertama kali gw mengenal lu. Pada waktu itu gw nggak nyangka bertemu lu di Stasiun Jakarta Kota pas gw pulang kampung bersama OMDA IKMP. dan elu rupanya satu2 anak D3 yang ikut pulang bersama IKMP selain gw, dan gw pun nggak nyangka klo lu jg anggota IKMP. dan saat itulah gw mulai ngobrol2 dengan lu sambil ngemil jajanan dan menunggu keberangkatan kereta Ekonomi Tawang Senja.
semakin dalam cerita yang kita bicarakan, hingga menjurus ke topik yg sangat gw inginkan,tp gw belum mau menuju ke topik itu.
Dan Kereta itu pun datang, lekas kami bergegas mengangkat barang2 dan naik kereta itu. walaupun lu nggak duduk satu blok kursi, tapi setidaknya masih dalam satu gerbong, lu di kursi paling depan, dan gw di kursi paling belakang. Semenjak itu gw cemas, lu duduk ama siapa dan klo ama orang asing takutnya lu diapa2in.. Hmmm, untungnya lu  duduknya ama cewe yang masih satu anggota IKMP.
Dan kereta itu pun sudah tiba di Stasiun Poncol Semarang, dan sementara itu lo berpisah lagi..

Liburan telah usai, Gw telah kembali lagi ke Bogor. Gw jg sempet lupa dengan lo, tp kayak lu duluan yang sms gw. dan lu ngasih tau klo alamat kosan lu. Dan setelah gw telusurin, ternyata alamat itu ada dekat kosan gw... wah kebetulan nih, gw bisa main2 ke kosan lu. Dan mulai saat itu, gw ngajak lu jalan2 ke Sempur buat makan nasi timbel, trus jalan2 muterin istana bogor dan kebun raya, serta ngasi makan Rusa di dalam pagar istana. Gw seneng banget waktu itu.
Tapi kebersamaan itu pun berulah menyebalkan karena salah satu temen lu, si Hekal dan Si Bunga.
si Hekal yng pernah deket ama lu, dan si Bunga yang gak suka klo gw deket ama lu dan berusaha nyatuin lu lagi dengan si Hekal.
Sering2 gw main ke kosan lu, dan main gitar hingga suatu malam sampai di tegur bapak kosan lu. Dan mulai saat itu gw takut ke kosan lu mpe larut malam.
dan semenjak malam itu gw pulang dari Kosan lu, dan lu telp gw dan dengan suara menangis lu teringat bercerita tentang pacar lu yang sudah meninggal karena mati tabrakan. Gw sempat ikut sedih juga, tak lama kemudian gw diSms bunga klo lu sakit setelah telp gw... gw jd cemas, klo gw balik ke kosan lu lagi gw bisa-bisa dimaki bapak kosan lu lagi. Hmm, untung ada si bunga yang merawat lu..
dan pada suatu sore, gw ngajakin lu ketemuan di Perempatan dekat kosan lu bwt nyampein sesuatu, dan lu bilang itu terlalu cepat. dan elu belum siap, dan elu beralasan sementara ini nggak ada orang lain yg bisa menggantikan pacar lu yg meninggal itu. lu bilang butuh waktu bwt nerima hal itu,  dan mulai saat itu Gw berfikir mencari waktu2 yang tepat..
waktu bersela cukup lama, dan kita nggak pernah bertemu.
gw sempat kaget pas di facebook lu terpasang foto profil lu berduaan ama cowok lain di MC'D, ntah lu sengaja tau tidak tapi yang pasti hal itu sangat melukai hatiku...

Dan mulai kala itu, Gw benci banget ama lu, sampai2 nggak mau liat muka lu lagi.
kiri: Silvia, Kanan: Bunga.
gw muak dengan mereka berdua.

19 September 2011

Malaysia melakukan Kampanye negatif Terhadap Indonesia

        

Ini bukan yg pertama gan, tapi dah berkali kali malaysia melakukan kampanye negatif ttg indonesia baik secara langsung maupun tidak. Cara yg dipake classic gan yang positif-positif diambil malaysia sedangkan yang negatif diberikan ke Indonesia.

1. Sawit indonesia merusak hutan, sawit malaysia membantu lingkungan
        Ini salah satu contoh bagaimana Malaysia selalu berkampanye negatif ttg indonesia. Perhatikan beberapa point yg disampaikan di acara tersebut: 
 -Indonesia: diwakili oleh bustar maitar dari greenpeace 
-Malaysia: diwakili oleh pemerintah: yusof basirof 
-1/2 dari RSPO dari malaysia, sedangkan indonesia adalah negara dg deforestasi tercepat di dunia 1.8jt ha/y Solusi yg ditampilkan untuk mengcompete dampak negatif palm oil adalah menstop deforestasi.  

        Dari sini saya sebagai orang awam bisa menarik kesimpulan bahwa solusinya adalah indonesia harus menstop perluasan palm oil, wtf!!! selain itu kenapa tidak ada wakil dari indonesia yang pro disini? Dan kenapa tidak diungkapkan fakta bahwa luas indonesia jauh lebih besar dari malaysia dan perbandingan hutan thd luas keseluruhan daratan indonesia masih salah satu yg terbaik di dunia? bukankah ini berarti bahwa malaysia berkampanye agar indonesia tidak bisa memanfaatkan luas wilayahnya secara efektif? 
Menurut ane Bustar maitar ini antek2 yg didanai pihak asing untuk memberikan gangguan thd kemajuan indonesia dg menggunakan bendera greenpeace. Kalaulah benar2 mau objectif berarti harus menggunakan seluruh data dong, jangan yg sekarang saja, berarti masih ada amerika bahkan malaysia yg laju deforestasinya lebih besar. Kasus terakhir ttg sinar mas, dimana dengan derasnya tudingan greenpeace thd sinar mas yg menyebabkan unilever menstop pembelian dari sinar mas pada tahun 2009. 2010 ini Tim Independent Verification Exercise (WEX) telah melakukan verifikasi dan hasilnya adalah Sinar Mas tidak melakukan perusakan hutan, tetapi tetap saja Greenpeace tidak menerima verifikasi team independent ini dan tetap menyerang sinar mas. Sebagai informasi tambahan, raksasa2 kelapa sawit dari malaysia sudah menyiapkan dana standby untuk mengakuisisi lahan kelapa sawit dari sinar mas jika akhirnya sinarmas ambruk akibat case ini. Sudah jelas apabila apa yg direncanakan greenpeace ini goal, akan terjadi perpindahan produksi CPO secara besar2an dari Indonesia ke Malaysia karena Smart ini adalah perusahaan CPO nomer 2 di Indonesia. Selain itu kampanye malaysia yg menuding program sawit di perbatasan sebagai kegiatan yg memusnahkan orang utan dan tentunya didukung oleh bustar maitar sang penghianat telah menyebabkan pendekatan ekonomi untuk mengamankan perbatasan malaysia-indonesia di kalimantan yg diharapkan menyelesaikan berbagai masalah perbatasan seperit penyelundupan kayu juga terhenti karena tidak ada perusahaan sawit yg berani menggarap wilayah perbatasan. Hal ini sungguh sangat merugikan pertahanan dan keamanan Indonesia. 

 2. Yg merampok selat malaka orang indonesia, yg mengamankan malaysia.


        Yg ini memiliki maksud terselubung sebagai pengakuan kedaulatan thd wilayah malaysia di daerah sengketa. Bodohnya lagi aparat2 indonesia tidak menyadari ini.

       Lagi2 gan sourcenya tidak imbang. walaupun sutting kebanyakan di indonesia tapi komentar yg dijadikan sumber adalah komentar pemerintah malaysia dan sama sekali tidak ada komentar dari pemerintah indonesia. PEMERINTAH HARUS MEMBALAS HAL INI DG MENSPONSORI ACARA TENTANG DILINDUNGINYA MAFIA2 KAYU DALAM MENJARAH HUTAN INDONESIA !!! hal ini penting karena kerusakan akibat mafia malaysia ini lebih besar dari pada perkebunan sawit.
Kerugian Malaysia vs Kerugian Indonesia:
  1. Dari sisi investasi, ujar Imam, Malaysia telah menanamkan investasinya di berbagai bidang seperti perbankan dan perkebunan kelapa sawit. Jika hubungan kedua negara tetangga ini terputus maka pihak Malaysia tidak bisa mengambil kembali investasi yang sudah tertanam di Indonesia."Secara kepentingan investasi, investasi Malaysia lumayan besar di Indonesia. Terus kalau benar kita gontok-gontokan, uang yang sudah tertanam, mau bagaimana?" ujarnya.
  2. Dari sisi tenaga kerja, lanjut Imam, selama ini, Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang membuat Malaysia memiliki daya saing. Jika tidak ada TKI yang murah maka perusahaan Malaysia akan mati. Pasalnya, orang-orang Malaysia bukanlah buruh kasar yang bisa dipekerjakan sebagai buruh kasar. "Perusahaan Malaysia pasti mati,kebun-kebunnya nggak ada yang ngurus. Berhenti semua tuh proyek, kan orang Malaysia bukan buruh kasar," ujarnya. Selain itu, Imam menyatakan TKI di Malaysia jumlahnya sangat banyak. Ada sekitar 2 juta lebih TKI di Malaysia. Angka itu merupakan sepersepuluh dibandingkan rakyat Malaysia. "Jadi setiap 10 orang Malaysia ada 1 orang Indonesia. Ini bagaimana ngusirnya? Akan sulit," ujarnya. Tambahan TS: Sedangkan apabila Indonesia menarik TKI maka masih banyak pasar TKI indonesia khususnya di timur tengah dan asia tengah.
  3. Untuk rencana travel advisory, Imam menilai justru Malaysia yang akan menjerit dari kebijakan yang ditetapkan pemerintahannya. "Itu (travel advisory) siapa yang akan rugi. Maskapai yang menghubungkan Malaysia-Indonesia itu kan dari Malaysia. Dari situ saja sudah rugi. Belum lagi pariwisata,lebih besar mana, banyakan orang Indonesia yang ke sana dibanding mereka ke sini. Padahal tempat pariwisata di Malaysia juga biasa saja," ujarnya. Tambahan TS: Bayangkan kalo pemerintah Indonesia membalas, pariwisata dan perusahaan penerbangan malaysia bisa colaps
  4. Sedangkan dari sisi ekspor, Imam menyatakan barang-barang ekspor Indonesia ke Malaysia merupakan raw materials yang pasarnya sangat luas. Artinya, jika Indonesia kehilangan Malaysia sebagai pasar ekspor maka masih banyak negara lain yang mau menerima barang ekspor Indonesia."Ekspor itu banyakan raw materials, seperti batubara, sawit, masih banyak donk pasarnya. China, India masih mau nampung. Pasar Cina dan India kira-kira 50 kali lipat dibandingkan pasar Malaysia. Nggak jadi masalah ekspor impor," ujarnya.

Kesadaran akan bumi yang renta, membuat manusia berlomba menciptakan teknologi dan bahan bakar ramah lingkungan menggantikan bahan bakar fosil yang persediaannya nyaris habis.
Beragam penelitian memungkinkan CPO atau Crude Palm Oil (bahan dasar pembuat minyak goreng) kini bisa diolah menjadi bahan bakar industri dan kendaraan bermotor yang ramah lingkungan (agrofuel/biofuel).
Pemerintah Indonesia mencanangkan kebijakan agrofuel pada tahun 2006, sebanyak 22 perusahaan berdiri untuk memproduksi jenis bahan bakar alternatif tersebut.
Pada mulanya pemerintah merencanakan untuk menggantikan 5-10 % penggunaan minyak fosil di dalam negeri dengan agrofuel.Akan tetapi permintaan yang tinggi mengakibatkan harga  minyak sawit melonjak tinggi – dari Rp3,8 juta per ton pada awal tahun 2007 menjadi tiga kali lipatnya di bulan Mei 2008.
Perningkatan harga ini tak lain karena saat itu Parlemen Uni Eropa telah mencanangkan, 5,75% dari bahan bakar kendaraan bermotor di sana diganti dengan agrofuel pada 2010. Pada tahun 2020, angka itu akan ditingkatkan hampir dua kali lipat menjadi 10%.
Peningkatan harga agrofuel yang sebagian besar terbuat dari minyak sawit, telah memukul Pertamina sebagai perusahaan yang ditunjuk membeli agrofuel; karena saat itu biaya produksi jauh lebih tinggi dari harga jual.
Berdasarkan kenyataan ini sebenarnya menjadi tanda tanya, mengapa LSM pencinta lingkungan begitu gencar memboikot perusahaan kelapa sawit dari Indonesia? Apa tujuan mereka sebenarnya? Apakah ada kepentingan asing bermain dibalik semua ini?
Fakta positif yang kita dapat dari kegunaan kelapa sawit.
1.      Bisa digunakan sebagai pengganti bahan bakar fosil yang persediaannya kian menipis dan pemakaiannya sangat mencemari udara. Kenyataan ini seharusnya membuat para aktivis pencinta lingkungan mendukung penggunaan bahan bakar berbasis CPO.
2.      Mengingat bahan fosil yang persediaannya akan habis, di masa depan bahan bakar berbasis CPO dipastikan menggantikan bahan bakar fosil. Untuk itu, negara yang telah memiliki infrastruktur dan penghasil sawit nomor satu di dunia akan memegang peranan penting dalam percaturan dunia. Saat ini Indonesia adalah penghasil sawit nomor satu di dunia. Pertanyaannya adalah, apakah para aktivis lingkungan ini tidak menghendaki Indonesia menjadi negara besar dan diperhitungkan oleh negara2 lain karena kekayaan kelapa sawitnya?
3.      Perkebunan kelapa sawit jelas menciptakan lapangan kerja. Pertanyaan yang cukup menggelitik penulis adalah, mengapa TKI kita yang berlimpah harus dikirim bekerja di kebun kelapa sawit Malaysia dengan gaji rendah dan sering disiksa? Dengan lahan yang begitu luas, tidak bisakah kita menciptakan lapangan kerja bagi TKI kita? Sehinga tak harus menjadi jongos di negara jiran lagi, atau menjadi budak yang wajib disiksa dan diperkosa di negara Arab.
4.      Ekspor CPO pasti menghasilkan devisa bagi negara kita.
Memang tak bisa dipungkiri ada hal negatif yang selalu dibesar-besarkan LSM yang dibiayai pihak asing. Seperti orangutan yang kehilangan tempat tinggal, atau ada sebagian perusahaan yang tidak bertanggungjawab yang membuka lahan dengan membakarnya.
Namun kalau kita melihat jeli, menjadi hal aneh bila LSM Lingkungan yang didanai negara asing gencar menyerang perusahaan sawit Indonesia karena masalah kerusakan lingkungan. Padahal disisi lain ada perusahaan tambang asing yang melululantakkan Indonesia, LSM ini nyaris  tak bersuara. Lebih celaka lagi, sudah menjadi rahasia umum, kalau perusahaan tambang ini tak memberi konstribusi berarti untuk rakyat Indonesia kecuali segelintir penguasa korup.
Hal yang cukup aneh, untuk mendapatkan CPO negara2 eropa saat ini mendorong negara Afrika menanam kelapa sawit. Mengherankannya, kenapa penanaman sawit di Indonesia diganggu LSM binaan mereka?
Sebagai penutup, untuk mengontrol perusahaan-perusahaan sawit yang nakal kita mungkin membutuhkan LSM. Tapi LSM saja tidak cukup, kita membutuhkan LSM yang mencintai Indonesia, bukan LSM yang hanya mencintai dolar, agar kritik yang disampaikan adalah kritik yang bisa membangun dan bermanfaat untuk kemajuan Indonesia.
I love you Indonesia, meski saat ini dikau masih menjadi surga bagi para koruptor dan antek para penjilat dolar maupun rupiah.

17 September 2011

Air, ember kosong mencuri tenang dari tidurku..
Lagi-lagi bingkai mimpi kehilangan satu sudut..
Percuma aku bangun, yang kulihat hanya bumi menangis sendu..
Air berteriak sampai kering, detak jantung hutan terhenti ditusuki ranting kering..
Penyakit datang dan berakhir dengan kematian..
Bukan karena perang, tapi karena langkanya air bersih..
Kotori saja Bumi kita, biar senang puaskan diri sendiri..
Habiskan sumber mata air kita, atau berat bumi kita binasa..
Apakah itu keinginan kita?..
Apa yang telah kita lakukan pada bumi kita..
Sampai kapan..
Aku butuh nafas untuk berhati bersih..
Bumi rindu penyelamat air kehidupan..
Apakah anda penyelamat itu?..
Ayo beri air pada Anak-anak cucu kita..
Tapi jangan berikan..

AIR MATA..

Jujur, menjaga kredibilitas, tanggung jawab, baik terhadap keluarga, pekerjaan maupun terhadap sosial. Hidup hemat dan tidak berfoya-foya. Bila kita hidup hemat, uang yang ditabung bisa digunakan untuk membantu orang lain yang membutuhkan. Dan, kita harus sebisa mungkin berusaha membantu orang lain yang kurang mampu, tanpa diskriminasi. Kemanusiaan itu tidak pandang bulu. Di dalam agama diajarkan bahwa ketika tangan kanan memberi, tangan kiri tidak perlu tahu. Ketika saya berbuat kebajikan dengan membantu orang lain, saya tidak takut kelakuan saya ini tidak dikenal orang, biarkan Tuhan saja yang tahu.

Prinsip Hidup FOUNDING FATHER OF SINARMAS GROUP (Eka Tjipta Widjaja)